Tuesday, 17 June 2014

Cara Mudah Membaca EKG Normal

Hola!!! Kali ini saya ga bakalan nyampah, tapi bakal ngepost ilmu yang bermanfaat, insya Allah. Kali ini saya mau membahas tentang elektrokardiogram atau istilah kerennya sering dibilang EKG. Semoga ilmunya bisa bermanfaat ya, khususnya buat yang mau OSCE atau yang lagi P3D di kardio. Sumbernya selain dari ingetan sewaktu kuliah juga dari pelatihan yang pernah saya dapat. (Karena ini blog, ilmu mungkin ga bisa 100% bener lho, jadi kalau nanti ada salah, silap, khilaf, mbok ya monggo dikomen aja, di-share mana yang bener.
Oke langsung aja.

Jadi ada beberapa hal yang harus kita tentukan dalam membaca dan menginterpretasikan sehelai kertas EKG nun panjang itu. Langsung aja kita simak.

1. Tentukan Irama.
a. Sinus/asinus
Jadi, pertama-tama kita harus tahu, ini gelombang merupakan gelombang sinus atau bukan. Suatu gelombang sinus itu ditandai dengan setiap gelombang P diikuti dengan kompleks QRS.
b. Ritme
Kemudian, setelah kita tahu itu gelombang sinus atau bukan, kita tentukan ritmenya. Ritme bisa kita lihat dari jarak antara gelombang P ke gelombang P berikutnya, atau jarak dari puncak kompleks QRS ke puncak kompleks QRS berikutnya. Kalau jaraknya sama, maka gelombang tersebut kita sebut gelombang yang ritmik atau berirama reguler. Kalau jaraknya ga sama, itu yang disebut disritmia/aritmia. Aritmia sendiri terbagi lagi bisa bradiritmia atau takiritmia. Tapi karena kita membahas EKG normal, saya cuma bakal ngasi gambaran yang normal aja.

2. Tentukan Jumlah Gelombang P dan Tentukan Jumlah Gelombang QRS.
Nah, selanjutnya kita akan menentukan jumlah gelombang P dan QRS. Jika gelombang tersebut gelombang sinus, maka sudah dapat kita pastikan jumlah gelombang P akan sama dengan jumlah gelombang QRS.
Di tahap ini, kita juga harus menentukan denyut jantung/heart rate (HR), walaupun biasanya di kertas EKGnya juga udah ada nilai HRnya. HR bisa ditentukan dengan 3 metode, 2 metode di antaranya dapat digunakan untuk gelombang yang sinus ritmik, antara lain seperti berikut:
1. HR = 300/Jumlah Kotak Besar (KB) di antara R ke R berikutnya
2. HR = 1500/Kotak Kecil (KK) di antara R ke R berikutnya
Contohnya, untuk gambar sebelumnya yang merupakan gelombang sinus ritmik, HRnya dapat kita tentukan dengan metode tadi. Jika kita lihat kembali, yang terlihat dari gambar hanyalah kotak besar (KB), dan jarak dari R ke R berikutnya sekitar 3 KB, berarti kita dapat memastikan bahwa HRnya ialah 100 x/menit dengan menggunakan metode 1, yaitu 300/3 = 100.
Metode selanjutnya digunakan jika gelombang berupa gelombang aritmik. HR ditentukan dengan:
3. Hitung jumlah gelombang R dalam 6 detik kemudian dikali dengan 10 ATAU hitung jumlah gelombang R dalam 12 detik kemudian dikali dengan 5. Itulah HRnya.

3. Tentukan Gelombang P.
a. Durasi normal = sekitar 0,06 detik. (Panjangnya sekitar 1,5 KK)
b. Amplitudo normal = sekitar kurang dari 0,25mV. (Tingginya sekitar ga lebih dari 2,5 KK)
c. Morfologi = lihat, bentuk gelombang P, normalnya, gelombang yang terbentuk tumpul, seperti setengah lingkaran dan memiliki durasi dan amplitudo sesuai yang di atas. Perhatikan juga apakah ada bentuk gelombang P yang lain, seperti gelombang P mitral (lebih melebar, biasanya lebih dari 0,12 detik, bentuknya menyerupai huruf M) yang menandakan adanya pembesaran atrium kiri (Left Atrial Hypertrophy/LAH), gelombang P pulmonal (runcing) yang menandakan pembesaran atrium kanan (Right Atrial Hypertrophy/RAH), gelombang P inversi ataupun bifasik.
4. Tentukan Durasi Interval PR.
Interval PR ini terjadi karena penyebaran impuls ke seluruh atrium sebelum memulai sebuah kontraksi ventrikel, yang berupa gelombang isoelektris mulai dari awal P hingga ke awal kompleks QRS. Normalnya gelombang ini berdurasi 0,12 hingga 0,2 detik (Panjangnya sekitar 3-5 kotak). Apabila interval PR ini memanjang, maka kita harus mencurigai adanya suatu blok jantung.

5. Tentukan Durasi QRS Kompleks.
Nah, QRS kompleks ini menandakan terjadinya depolarisasi dan kontraksi dari ventrikel. Durasi normal QRS kompleks ini tak lebih dari 0,10 detik. Suatu QRS kompleks yang melebar dapat berasal dari ventrikel sendiri atau berasal dari supraventrikular dengan konduksi yang abnormal. Sedangkan, QRS yang menyempit hampir seluruhnya berasal dari supraventrikular.

6. Tentukan Aksis Gelombang P dan Aksis Gelombang QRS (Untuk melihat aksis jantung).
a. Aksis gelombang P
Peninjauan aksis gelombang P digunakan untuk melihat aksis otot atrium jantung. Oleh karena komposisi otot atrium lebih kecil daripada otot ventrikel, maka peninjauan ini sering diabaikan. Namun, aksis bisa dilihat dengan memastikan arah defleksi gelombang P yang umumnya mengarah ke atas (defleksi positif) di semua lead kecuali lead aVR yang berarti hal tersebut normal.
b. Aksis gelombang QRS
Peninjauan aksis gelombang QRS digunakan untuk melihat aksis otot ventrikel jantung, yang sering dan umum juga untuk melihat aksis jantung itu sendiri. Normalnya, aksis jantung berada di antara -30 derajat sampai 110 derajat. Cara mudah untuk menentukan aksis jantung ialah dengan menilai resultan  gelombang R (defleksi ke atas) dengan Q dan S (defleksi ke bawah) di lead I dan di lead aVF (dengan batas hitung ialah setara dengan garis isoelektris pada interval PR). Misal ya, kita mau melihat lead I positif atau tidak, caranya kita hitung berapa jumlah kotak kecil gelombang R, kemudian hitung lagi berapa jumlah kotak kecil di Q dan S, kemudian kita kurangkan. Contohnya, ada 8 KK di R, dan 1 KK di Q, serta 5 KK di S. Maka resultannya = 8-(1+5) = 2 (Positif 2!!). Berarti hasilnya positif. (Hamil dong doi? Ekh ngaco, lanjut bahas EKGnya!). Kemudian, hal yang sama juga dilakukan untuk menghitung resultan di lead aVF. Nah interpretasinya, normalnya jika di lead I dan aVF bernilai normal (sesuai dengan arah arus jantung). Tetapi jika lead I positif dan lead aVF negatif (berarti ke kiri atas kan?), maka ini sebuah LAD/Left Axis Deviation. Dan jika lead I nya yang negatif dan lead aVF positif, maka ini suatu RAD/Right Axis Deviation. Dan jika kedua lead negatif, ini merupakan suatu extreme RAD.
Semoga gambar handmade berikut bisa membantu ehehe #innocentface.


7. Tentukan Konfigurasi QRS Kompleks.
a. Tentukan ada tidak Q patologis
Q patologis ialah dimana durasi gelombang Q lebih dari 0,04 detik (1 KK) dan tinggi atau dalamnya lebih dari 0,2 mV (2KK) atau lebih dari 1/3 dari amplitudo QRS kompleks. Q patologis ini menandakan suatu miokard infark (8-48 jam).
b. Tentukan apakah terdapat hipertrofi ventrikel 
- hipertrofi ventrikel kiri, yaitu apabila jumlah kotak kecil gelombang S di Lead V1 ditambah dengan jumlah kotak kecil gelombang R di V5 atau V6 lebih dari 35 KK (lebih dari 35 mm)
- hipertrofi ventrikel kanan, yaitu apabila jumlah kotak kecil gelombang R di lead V1 lebih dari 10 KK (lebih dari 10mm/ > 1mV)
c. Konfigurasi gelombang R dan S
Normalnya, dari V1 ke V6 gelombang R akan semakin meninggi dan dari V1 ke V6 gelombang S akan semakin memendek.

8. Tentukan Segmen ST.
Segmen ST ini merupakan gelombang isoelektris yang dimulai dari J point hingga awal gelombang T. Apakah itu J point? J point merupakan titik batas antara akhir kompleks QRS dengan awal segmen ST.  Normalnya segmen ST berupa gelombang isoelektris dan bisa saja naik 2 KK atau turun 0,05 KK di V1 hingga V6. Jadi jangan buru-buru mendiagnosis itu sebuah ST elevasi atau ST depresi, karena ST elevasi dan ST depresi gambarannya khas (benar-benar naik atau benar-benar turun).

9. Tentukan Gelombang T.
Normalnya gelombang T lebih tinggi sedikit dari pada gelombang P, dan ini menandakan terjadinya repolarisasi ventrikel. Sebenarnya, bukan hanya ventrikel yang repolarisasi, tetapi atrium juga, namun, karena otot atrium komposisinya lebih kecil daripada otot ventrikel seperti yang telah dijelaskan tadi, maka repolarisasi atrium akan kalah (istilahnya boleh lah ya) dengan depolarisasi si ventrikel. Selanjutnya, perhatikan jika gelombang T yang muncul berbentuk runcing, ini menandakan suatu hiperkalemi, atau bisa saja gelombang yang muncul inversi yang menandakan suatu infark yang sudah lama.

10. Gelombang U.
Gelombang U ini dimana-mana jarang dibahas. Kenapa? Karena penampakannya juga jarang didapati wkwkwk (langka bok).


Akhirnya selesai juga saya membahas 10 langkah dalam membaca EKG normal. Semoga tidak semakin membuntukan pikiran kamu yang membaca ya gaeess.. Selamat belajar :)
Sumber: ingatan penulis akan kuliah dan pelatihan yang pernah didapat.


Note:
1 KK = 0,04 detik (lebar) = 0,1 mV atau 1 mm (tinggi)
1 KB = 0,20 detik = 0,5 mV atau 5 mm (tinggi)
Jadi 1 KB = 5 KK

Saturday, 8 February 2014

Sharing Pengalaman Bikin SIM A

Hulaaa.
Kali ini gue balik uda tahun 2014 aja ya hhaa.
Jadi kali ini gue mau cerita pengalaman gue buat sim. Gatau ini termasuk buat murni apa kaga, soalnya bikinnya ditemenin tetangga gue dan gue sendiri ngikutin seluruh proses pembuatan simnya.
Well. Ceritanya waktu itu gue ngurus di hari sabtu. Kata tetangga gue itu tipsnya ngurus sim itu di hari sabtu aja, lebih sepi. Jadilah gue datang ke polres lubuk pakam, sekitar jam 9 gue di sana. Nyampe disana gue langsung disuruh fotokopi ktp gue sebanyak dua lembar. Abis dari fotocopy, gue dianter ke klinik yang ada disebrang polresnya. Duduklah seorang ibu-ibu yang belum terlalu tua usianya. Gue disuruh naik ke timbangan oleh beliau, gue kasi tau berat badan gue yang udah gue diskon hahahaha. Dan berikutnya tanpa ada basa-basi, beliau langsung ngasih surat kesehatan ke gue dengan sebelumnya gue bayar 25K. Di surat kesehatan itu tertera hal-hal yang normal, seperti tekanan darah 120/80, visus 6/6, dan lain-lain, padahal, disentuh aja gue kaga, gimana itu ibu-ibu bisa tau tekanan darah gue. Gue berpikir lagi, ya, mungkin inilah dukun yang judul praktiknya klinik. Gue sendiri sempet ngehitung-hitung kasar. Kalau 1 orang kena 25rb, jika ada 50 orang saja yang ingin ngurus sim per harinya, jadi dalam satu hari beliau bisa dapet 1.250.000. Bayangin kalau sebulan coooyy. 30 juta uda di kantong. Bayangin lagi kalau setahun. Gue uda bisa kuliah spesialis ampe tamat. Eh eh. Kayanya kita uda ilang fokus. Balik lagi ngurus simnya.
Selesai ambil surat kesehatan, kita langsung menuju tempat pendaftarannya. Di sana kita wajib melapirkan ktp yang asli, saran gue, bawa pembungkus plastik jika ktp loe belom dilaminating. Kemaren gue pake plastik pembungkus stnk haha. Di sini kita juga kita bayarnya, 120K untuk buat simA. Kalo simC gue lupa. 100 mungkin ya. Setelah isi formnya, kita dirujuk ke ruang tunggu untuk ikut ujian tulis. Masuk ke ruang ujian, gue berdoa, ujiannya ada paket-paketnya juga loh kaya UN aja menurut gue. Gue sih pengennya dapet paket hemat 1 ayam 1 nasi 1 softdrink, tapi bapak polisinya ngasi gue paket yang lain. Dan wakwaaawnya, soalnya sussssssaaah ngeeettss, nyeet --". Syukurnya di lembaran soal uda ada titik-titik di jawaban yang sepertinya benar. Dan percaya ga percaya gue mengikuti titik-titik tersebut. Hahahaha. Setelah waktu berakhir, kita semua disuruh keluar untuk nunggu lagi. Yap. Kita pada nunggu hasil ujian tadi dan yang lolos dipanggil untuk mengikuti tes berkendara. Hurrraayy, nama gue dipanggil setelah menunggu hampir satu jam. Gue barengan peserta yang lain menuju ke arah mobilnya. Kita naik dan dibawa ke lapangan tes nya. Jadi disini kita disuruh maju, mundur dan zigzag pake mobilnya. Syukuur. Gue lolos lagi wakwaaaw.
Akhirnya kita sampe di step terakhir, yaitu foto, sidik jari dan tanda tangan. Disini juga nunggunya lamreta ciyn. Setengah jam setelah nunggu baru gue dapet nomor antrian, nunggu lagi sekitar 15 menitan akhirnya gue bisa masuk ke dalem. Gue disuruh tanda tangan dan sidik jari gue diambil. Selanjutnya momen foto-foto. Gue pengennya sih foto selfie. Tapi karena wajah polisinya petak-petak (orang batak, rahang tegas wkwk), nyali gue uda ciut duluan dan akhirnya gue urungin niat gue foto selfie. Gue pun foto dengan gaya pokerface wahahhaa.
Selesaai. Semua rangkaian proses udah gue lewatin dan karena itu udah sabtu siang, gue disuruh ambil simnya hari senin. Nah, inilah proses yang gue lewatin saat bikin sim kemaren semoga bisa jadi pencerahan buat semua ya. See ya!

Monday, 9 December 2013

A Moron vs Proverbs

Postingan kali ini gue mau ngepost pendapat gue tentang pepatah ataupun peribahasa yang sering kita denger di kehidupan fana kita sehari-harinya, yuk disimak..

1. Pepatah bilang, diam itu emas. Kalo gue telaah lebih lanjut, pepatah ini ada benernya, ada engganya. Yang benernya, pantesan gue kaga kaya-kaya, karena gue banyak ngomongnya, makanya gue kaga dapet emasnya. Tapi, temen gue yang pendiem juga kaga kaya-kaya. Ini point yang gue bingung. Lalu, jika pepatah ini disambung lagi menjadi seperti ini, diam itu emas, emas itu kuning kecoklatan, kuning kecoklatan itu.... Ah syudahlah, gausah dilanjutin.
2. Hidup itu berawal dari mimpi. Gue sangat-sangat ga setujjjjju. Yang bener, Hidup itu berawal dari huruf H. Ini fakta umum yang ga boleh disalahkan dong!!! Nenek-nenek pake hotpants yang doyan mejeng di mal aja pasti tau. Titik dan saya juga tidak menerima protes apapun.
3. Rajin pangkal pandai. Kalo yang satu ini semua juga ngaminkan gue kalo gue bilang gue ga setuju. Kenapa? Dari semua temen gue yang pandai, rata-rata malas. Mereka semua paaaliiiiing malas kalo gue ajak nongkrong, ngopi, shopping atau bahkan cuma jalan. Sedangkan gue yang paling rajin nongkrong, shopping dan jalan malah kaga pandai-pandai. Ngeselin kan?
4. Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh. Menurut gue, yang bener itu, bersatu kita teguh, bercerai kita masuk infotainment. Itu kalo lo artees, atau model atau apalah yang pernah bikin sensasi dan masuk tipi. Tapi kalo lo bukan artees, jadi santapan paginya emak-emak yang belanja di warung sayur juga udah prestasi. Congrats. Itu tandanya lo cukup famous di sekitaran rumah lo.
5. Setinggi-tingginya tupai melompat, pasti jatuh juga. Yang ini gue kurang yakin karena seumur hidup gue gue baru beberapa kali doang ngeliat tupai dan tupainya kaga jatuh. Atau mungkin peribahasa ini ada maksud buruk ke gue ya? Sekeras-kerasnya gue belajar, nilai gue jatuh juga? Iya? Gitu maksudnya iya? #NadaSensiSenggolBacok .Gue bener-bener ga bisa terima sama peribahasa ini. Huuuupt.
6. Gapailah cita-citamu setinggi bintang di langit. Woots?? Ini peribahasa nyuruh kita untuk jadi astronot semua apa???
7. Tak kenal maka tak sayang. Ini salah bangett. Salaaah dan sesat. Buktinya adalah saat temen kita mau kenalan ke orang lain karena doi suka, lalu dia kenalan, beberapa lama kemudian doi pdkt, eh ga lama jadian, cuyuung-cuyuungan (cayang-cayangan red-), eeeeh ga lama kemudian saat jumpa dan kita mau nanya gimana kabar hubungan mereka, doi malah marah-marah, bilang uda putus dan nge-warning kita jangan disebut-sebut lagi itu nama manusia karena doi udah ga kenal lagi istilah sayang-sayang tersebut. Ga sesuai banget kan sama pepatah tadi?
8. Ada gula ada semut. Mungkin peribahasa juga harus diupdate kali ya. Soalnya, seiring perkembangan zaman, gula yang bener-bener asli itu udah susah banget dicarinya. Rata-rata semua udah dicampur sarigula. Walhasil, walaupun gue ngeliat gula tumpah dan berserakan seperti butiran debu, gue ga bisa liat dimana semutnya. Koreksi untuk peribahasa ini sebaiknya diganti aja jadi: ada isna ada semut. Ini lebih ngena gimana gitu menurut gue. Hhehe
9. Lancar kaji karena diulang. Heem. Menurut gue, jika kita banyak menghafal maka kita juga akan banyak lupa. Kalo kita dikit menghafal, sedikit pulalah yang kita lupa. Jadi, pointnya, kalo kita ga mau lupa, berarti kaga usah ngehafal. I'm certainly contrast to this proverb.
10. Itik tidak akan pernah menjadi angsa. Hahaha, untuk peribahasa yang terakhir ini gue setuju banget. Mungkin ini sedikit senggolan bagi gue makanya gue meyakini pepatah ini. Kenapa, itik yang berleher pendek tidak akan pernah bisa memiliki leher panjang lentik kaya punya si angsa. Ini se-analogi sama hidung gue, you know what I mean and you know me so well. Mungkin waktu ada pembagian idung dari Tuhan gue datengnya agak telat kali ya, atau mungkin ada yang nyerobot antrian gue kali ya. Hem, iya, kayanya gue diserobot. Wkwkwk.


Udahan deh gue mostingin aliran sesat 2014 nya, ngantuk dan mau bobokcantik duyu nichh. Dadaah.

Thursday, 21 November 2013

What I Think About Men

Kali ini gue mau ngepost tentang pemikiran gue.
Pemikiran tentang laki-laki dan hubungan.
Kenapa tentang laki-laki? Karena salah satu sahabat gue baru aja dikhianatin sama laki-laki.

Gue pernah baca sindiran yang bunyinya kaya gini.
'Percayalah, ga semua laki-laki itu brengsek, yakinlah pasti ada laki-laki yang baik di sudut bumi ini. Hanya saja maslahnya, bumi itu bulat~'
Gue emang percaya pasti ada yang baik, tapi semuanya luntur seketika ketika melihat para oknum lelaki mulai beraksi.
Gue juga seneng banget sama lirik Tulus yang sewindu,
'Sesaat dia datang, pesona bagai pangeran, dan beri kau harapan, bualan cinta di masa depan'
Itu kaya nyerminin hal yang pasti dilakuin para lakik saat ngedeketin gebetannya. Janji ini itu, bilang sayang siying suyung, cintah cintaah cintaaaahh, bebeb babab bobob, tapi semua bisa jadi amnesia kalo uda datang si betina yang baru. Apa kita musti nyalahin keadaan dunia yang perbandingan lakik banding ceweknya 1:4?? atau malah kalau setiap para lakik mulai berjanji-bual perlu dibuatkan hitam di atas putihnya, trus tanda tangan di atas materai 6ribu gitu?? I also have no idea to solve it.

Emang bener, cinta itu fitrah, tapi, seharusnya ni ya,kalo emang kalian lakik, tunjukkin kebertanggungjawaban kalian dong dalam memulai suatu hubungan.  Kalo kalian udah berani untuk memulai, yah dijaga lah, tunjukkin kalo serius. Tapi kalo dari awal emang niatnya kaga serius, cuma main-main doang, yah kalo gitu dari awal juga gausah memulai kalo juga ternyata bakal berakhir. Gue jadi inget siklus pacaran, gakenal-kenalan-pdkt-jadian-cuyung2an-berantem-putus-gakenal. Dari yang awalnya emang seharusnya ga kenal, sampe jadi ga kenal lagi??? Hahaha etdahhh. Ngabisin waktu kan? Gue juga inget quote dari film kata hati, 'Yang ada itu warna hitam dan putih, gaada abu-abu. Jadi kalo cinta ya bilang cinta, kalau ragu, ya berarti bukan cinta.' Cukup jelas ya. Jadi kalau uda dari awalnya ragu, gausah dipaksainlah.

Gue juga ga bisa ngenyalahin perasaan seseorang yang uda ngerasa yakin di awal, tapi ternyata di tengah jalan ilang rasa. Semua ada prosesnya emang, tapi sekali lagi, ilang rasa itu muncul gegara apa? Pasti ada sebab, itu yang harusnya dibicarain, biar kedua pihak tau kekurangan mereka. Jadi di akhir ga bakalan muncul desas-desus kalo lakik itu ga konsisten.

Yang terakhir, gue heran sama lakik yang bisa dengan mudahnya pergi ke betina lain di saat dia udah lumayan sukses, sedangkan wanita yang terus bersamanya mulai dari dia masih minus dengan mudahnya juga dilupain. Untuk lakik tipe satu ini, gue hanya bisa berdoa ke tuhan buat ngejauhin tipe yang satu ini dari gue dan dari muka bumi #ekhh.

Haha, itu cuman pemikiran gue atas observasi gue ke kebiasaan para lakik di sekeliling gue loh ya. Kalo ada yang ngerasa tersindir ya gue gaada maksud, gue cuman mau ngeshare pikiran gue doang. Wkwk. Yah gue sekarang berdoa aja deh, semoga bumi jadi agak petak gimana gitu ya biar ada sudutnya, jadi bakalan ada lakik yang baek. Hahaha.

Tuesday, 22 October 2013

How bad luck!

Sedih. Itu yang lagi gue rasain sekarang.
Gimana engga, hp kesayangan gue ilang, tepatnya minggu lalu.
Gimana engga sedih, alat yang bisa menyambungkan gue ke dunia luar yang fana itu  sekarang ilang haha. Yap, itu hape yang gue andelin selama ini buat internet. Baik via hp nya sendiri, untuk wifi ipad gue maupun pc gue. Jadi, kegiatan gue lumpuh total semenjak hape gue ilang. Gue gatau apa kabar dan kejadian di belahan dunia yang lain, gue gatau gimana kelanjutan kabarisasinya si vicky nya zaskia gotik, gue juga gatau gitaris geisha si roby ditangkep polisi karena kedapetan bawa ganja, gue juga gatau kalau ada royal wedding putrinya sultan HB yang keempat. Oke, gue juga bingung kenapa gue bisa tau kabar yang mustinya ga gue tau itu. Mari dilewatkan saja wasting-an gue ini.
Hp gue ga gue kasih nama, palingan kalo orang nanya itu jenis apa gue bilang itu android, galaxy pro. Ya, android yang gue beli sekitar dua tahun lalu itu sekarang tiada lagi di sisi gue. Awalnya gue ngerasa biasa aja, masih sempet ketawa ketiwi, masih sempet ikutan kuis ranking1 yang diadain sama PHBI FK USU malah. Cuman, semakin lama gue ngerasa kehadirannya semakin penting di kala gue butuh informasi. Kalo dulu, gue tinggal buka browsernya dan zeeep, dalam itungan milidetik ( dikali 1000 hehe) gue uda bisa dapetin informasi apapun yang gue pengen cari. Dan yang paling parah, selama ini gue bener-bener ngandelin kemampuan wifi tetheringnya yang handal untuk jadi sumber wifi di ipad gue. Ya. Ipad gue ipad wifi. Sekali lagi, ipad wifi. Walhasil, ini ipad sekarang layaknya buku berjalan aja bagi gue haha.

Ini si cakep Galaxy Pro GT B7510 yang sekarang entah dimana itu T.T

Kabar buruk lainnya yaitu berat gue makin berat. Hahaa. Ini akibat appetite gue yang ga bisa gue kontrol. Gue masih bisa makan lagi, padahal gue baru makan. Gue nimbang 2 minggu yang lalu 57kg, dan beberapa hari lalu gue nimbang 61 -_-. Well, sebenernya gue bukan orang yang sulit untuk nurunin berat sih, tapi, gue emang lagi ga mood buat diet. Biasanya gue puasa seminggu aja udah balik lagi ke 57 lagi sih, tapi emang guenya lagi males buat diet, yah maunya ya kalo ada temen gitu, biar barengan puasa, jadinya gue semangat gitu kan. Ah biarlah. Selama foto gue belum tembem, belum ada sepertinya indikasi gue buat diet. Masih kontra indikasi kayanya. Hahaha. Hal lain yang gue keselin gara-gara appetite gue yang lagi naik-naiknya ini adalah dompet gue jadi koyak alias kondisi keuangan pemerintahan diri gue jadi seret. Setiap ada pedagang makanan gue samperin dan gue beli. Padahal gue lagi pengen nabung buat beli hape baru.

That I and Dina couldn't pass the preleminary stage of scientific competition we're joining is the last thing that made me sad. Emang sih, gue akuin gue ga jago untuk buat poster ilmiah kaya begituan, mungkin dibandingin sama poster dari mahasiswa fk lain emang mungkin kalah jauh ya. Abisnya kalo gue bandingin sama institusi gue, institusi lain pemikirannya udah biomolekuler banget rata-rata. Sedangkan gue, bisanya cuman gosipin orang doang hhihihi. Kegagalan yang gue baru rasain ini emang jadi tamparan keras bagi gue yang sebelumnya belum pernah gagal saat mengikuti kompetisi sejenis ini. Selain itu, gue akuin emang persiapan kita sangat kurang matang, kita baru ngerjain beberapa hari mendekati hari H pengumpulan karya. Tapi, yang gue sayangin itu, menurut gue desain yang Dina buat itu bagus banget. Dia emang jagonya deh untuk urusan desain mendesain. Two thumbs up untuk Dina yang baru aja hari minggu lalu ulang tahun hhihi. 

Okee, gue rasa itu aja yang gue mau infoin kali ini.
Gue bisa ngepos karena gue make wifinya texas chicken, sambil menyantap waffle ice cream + kopi sedepnya. Cuman 15 rebu aja sepaket. Lumayan, gue uda bisa update aplikasi-aplikasi gue. Haha. Oiya, gue mau lanjut browsing lagi ni tentang PKM yang deadlinenya tanggal 25, doain gue bisa selesai yaa. Bye bye.


Monday, 9 September 2013

Orang Jahat Masih Ada Ternyata

Gue jarang-jarang ngepos masalah ginian. Tapi, gue beneran lagi kesel sama orang. Mereka emang ga langsung ngejahatin gue. Tapi yang mereka jahatin itu sahabat gue.

Gue ga ngerti. Kenapa ada orang sejahat, setegah, dan sesanggup mereka. Sahabat gue uda selalu berpikiran positif ke siapapun. Tapi kok yya bisa-bisanya gitu mereka ngelakuin hal ini ke sahabat gue ini.

untuk temannya sahabat gue ya udah nge-nyesekin sahabat gue itu:
Kejujuran itu memang pahit breeee!!!!
Tapi, hasilnya pasti manis.
Kalo lo makan alpukat yang belum matang pastilah rasanya masih sepat, tinggal gimana lo mau nunggu dengan sabar itu alpukat supaya jadi mateng.
Nge-nyembunyiin sesuatu yang buruk di belakang teman itu tindakan pengecut!!! Kalo emang itu buruk, biarlah dia tau dari mulut kalian, jangan sampai dia tau dari mulut orang lain. Itu nyakitin. Semoga Tuhan ngebuka pintu hati lo semua, mungkin dengan ngasih balasan yang sama rasa sakitnya kali ya. Bisa jadi. Tapi kalo bisa iya aja. Amin.

Buat lo yang satunya lagi, lo tu manusia bukan sih, kok sanggup-sanggupnya ngedeketin sahabatnya orang yang baru aja lo deketin, dan lo deketin dianya sehabis baru putus dari mantan lo, orang macam apa sih lo? Playboy cap bukaan botol lo emang ya!!!! Akhirnya Tuhan ngebuka semuanya sekarang. Kepercayaan gue ke lo udah minus, minus yang indefinite, jauuuuuh tak terhingga. Sialnya gue masih harus terus komunikasi sama orang kaya elo karena masalah kerjaan, dan itu merupakan KESIALAN TERHEBAT bagi gue. Gue juga berdoa, semoga Tuhan juga ngebuka MATA, OTAK, sama HATI lo, biar lo ga buta dan bisa bedain mana yang baik mana yg engga, biar lo bisa mikir dulu sebelum ngedeketin para cewek, dan supaya lo bisa tau gimana rasanya SAKIT HATI. Semoga doa gue diijabah sama Allah, aamiin. Yah, lo siap-siap aja deh nungguin rahasia Illahi.

buat satu orang lagi. Sadar diri elo siapa dong!!!! Lo bukan siapa-siapa, jadi lo engga berhak buat mata teman gue berkaca-kaca kaya tadi siang!!! Sanggup lo ya boongin sahabat gue. Tenang aja, lo kebagian juga gue doain kok. Ya Allah, dia telah membohongi sahabat Hamba, terangilah hatinya dengan kejujuran, sehingga dia sadar betapa piciknya hal yang udah dia perbuat sama sahabat hamba itu ya Allah, aamiin. Semoga lo sadar dan ngerasa bersalah, sangaaatt bersalaaah, sehingga mencium kaki sahabat gue adalah kunci agar lo bisa TERMAAFKAN.


maaf kalau postingan kali ini terkesan ga sopan, kasar dan kampungan. Tapi gue emang bermaksud agar tulisan ini dibaca sama orang-orang yang bersangkutan. 

pelajaran penting yang gue dapat dari kejadian ini yaitu JANGAN MUDAH PERCAYA sama orang. Pikiran negatif emang diperlukan dalam menilai setiap orang. Pakai insting lo. Asah itu. Masa' iya orang  yang pake narkoba tetep jadiin lo positif thinking ke mereka, 'mungkin mereka uangnya kebanyakan kali, mungkin mereka hanya korban kali'. Ya engga gitu juga lah, kalo make narkoba itu ya udah jelas dia salah dari awal. Toh pas SD semua sampul buku tulisannya Say No To Drugs juga. Jadi ketika kenalan sama itu barang seharusnya mereka udah tau kalo itu cuman sampah perusak.
Pelajaran yang bisa gue ambil juga, jangan pernah lupa untuk BERSYUKUR!!! Nikmat Tuhanmu yang mana lagi yang engkau dustakan? Bersyukurlah karena lo ngga sendiri, masih ada gue,masih ada yang lain yang mau dengerin cerita lo. Usah bersedih karena orang-orang ga penting kaya mereka. Nikmatin hidup lo, kita jalanan bareng-bareng ;)




Postingan ini gue dedikasiin buat sahabat gue yang jadi korban perasaan pada kejadian ini. Senyum lah sahabat, jika engkau butuh pundakku, akan kuberikan dekapan hangatku ;)

Sunday, 1 September 2013

Ter-KEPO oleh SkinCare (Review of London Beauty Center, Medan)

Kepo? Kok judulnya kepo sih. Emang iya, gue kepo. Gue terlalu kepo saat memberanikan diri untuk datang ke tempat perawatan kulit wajah. Tapi setidaknya, gue ga kepo sendirian. Gue barengan nisa a.k.a bubu, temen gue.

Jadi cerita awalnya kami pengen kesana adalah gara-gara bubu mengeluhkan betapa besarnya komedo yang dia punya di sekitar hidung. Sebagai wanita, kami tentunya ingin kulit mulus dan sehat, kalau bisa cerah ya Alhamdulillah. Jadi, sekitar beberapa bulan yang lalu kami udah survey, survey apa? Kami survey ke orang-orang yang menurut kami wajahnya mulus kaya perawatan gitu. Dan yang terlintas di pikiran kami sebagai orang yang kepo saat itu adalah, kami hanya taau tentang facial. Mungkin ini juga suntikan dari para dosen blok dermato yang selalu menganjurkan facial minimal sebulan sekali saat mereka ngajar. Entah promosi entah gimana, gatau juga gue.

Alhasil kami mendapat banyak referensi. Kalo mau facial disini bisa, disitu bisa, disono juga bisa, cuma di pom bensin yang kaga bisa. Dari semua referensi itu, kami ga terhenti sampai disitu. Gue juga gugling, akhirnya, pilihan kami berdua jatuh kepada... taraaa. LBC (London Beauty Center). Tapi, yang namanya niat setengah-setengah, kami pun engga jadi-jadi kesana. Haha. Ditambah lagi si bubu harus pulang kampung ke Solo saat puasa dan lebaran. Akhirnya, semuanya pun tertunda. Jujur, gue ga berani kalo harus pergi sendiri ke tempat perawatan kaya gitu. Gue takut gue bakalan tergiur sama semua perawatannya hehe.

Sebenernya, kulit gue tergolong mulus, semua mengaminkan dan mengiyakan. Mulus hingga tiba saat gue makin ga terkontrol aktivitasnya. Jadi ceritanya, semenjak setahun yang lalu, gue memutuskan untuk memakai anakan jilbab atau yang sekarang lebih ngetrend disebut ninja. Namun, emang dasar anak hiperaktif, gue sering banget pulang ke rumah sampe malem. --_____--
Jadilah, minyak-minyak dan kotoran wal debu yang nemplok ke wajah gue semakin menginvasi kulit wajah gue via pori-pori. Akhirnya, kulit wajah gue disekitaran bulatan ninja, pada tumbuh jerawat-jerawat yang buaanyaaak banget, bruntusan gitu malah.

Bukannya gue ga rajin ngebersihin wajah, cuman sabun muka favorit gue sejak SMA sekarang udah ga diproduksi lagi. Sabun apakah itu? Sabun itu bernama Clean n Clear Clear Fairness Cleanser ( kalo ga salah, uda lama ga keluar lagi soalnya). Dari semua sabun wajah, gue cukup serasi sama ini sabun. Pokoknya, gue ngerasa kulit gue kaya beeeerrsiiiiiiiihh banget gitu sehabis cuci muka pake ini sabun. Jadi, mulailah gue sering gonta-ganti sabun cuci muka semenjak ini barang hilang dari peredaran. Rata-rata yang gue rasain ga seampuh clean n clear itu. Tetep aja wajah gue jerawatan.

Sampai pada puncaknya, saat liburan puasa kemaren, jerawat gue makin menjadi-jadi di dahi dan pinggir pipi dekat telinga. Pokoknya yang di area bulatan ninja itu deh. Selama ini, orang taunya wajah gue mulus, emang bener, tapi mulusnya cuman di tempat yang bebas dari bulatan ninja itu doang!! Yang ga bisa gue terima, eh ini jerawat malah menjalar ke area pipi. Buseet daaah. Gue pun curhat ke bubu kalo jerawat gue tambah parah. Dan dia semakin semangat ngajak gue untuk perawatan alias facial nanti sehabis libur lebaran.
Lebaran berakhir, tapi penderitaan gue belum bisa diatasi. Whaaai?? Karena gue dan bubu jadi panitia TBM Camp yang minggu lalu gue post ceritanya. Yang namanya kemping itu ya, ga afdhol gitu yakan kalo ga ngitem. Akhirnya, tanpa terelakkan lagi wajah kami berdua gosong dimakan teriknya sinar matahari. 

Penderitaan gue seakan ga habis-habis. Jerawat belum pergi, eh ini kulit uda gosong aja.
Pulang dari TBM Camp, kami pun hibernasi. Selesai hibernasi, kami rindu suasana Medan dan memutuskan jalan-jalan. Sambil jalan, kami pun sesekali berkaca di mobil. Melihat wajah yang gosong dan bergerundul, terlintaslah nafsu kepo kami yang belum tertuntaskan untuk segera facial. Dengan pertimbangan yang galau, kami pun akhirnya memutuskan pergi ke LBC yang ada di jalan Setia Budi. Kami masuk sekitar jam 16.00. 

Jadi, gue pengen share pengalaman pertama ke klinik perawatan, khususnya bagi yang baru pertama kali, urutannya waktu itu :
1. Masuk aja, ntar disapa, kalo lagi ada security ntar dia yang bukain pintunya.
2. Kalo baru pertama kali, langsung jumpain resepsionisnya dan bilang kita orang baru dan mau perawatan. Ntar mba-mbanya bakalan bilang kita harus konsultasi dokter dulu,tenang aja, konsulnya gretongan ciyn.
3. Kasi tau nama dan informasi kita ke mba-mbanya untuk dibuatin member. Ntar kalo udah, mbanya juga ngasih nomor antrian untuk konsul. Kalo udah, tinggal ngantri untuk konsul. Sekedar info kalo ngurus kartu member yang kartu cantik gitu kena adm 15.000, kalo pakai itu dan ngasi fotokopi ktm (untuk mahasiswa) biasanya ada diskon sampe 20%. lumayan kan.
4. Gatau kenapa, saat itu rame, jadi kita lumayan lama nunggu untuk bisa konsul ke dokternya. Akhirnya nama kita dipanggil, dan  kita ngerequest masuk berdua, dibolehin.
5. Sampe di dalem, kita jumpa ama dokternya. Masi muda, ga putih, dan dia dokter umum. Gue ga mau underestimate sama dokter umum. Secara gue juga bakalan jadi dokter umum juga entar ahaha. Kita konsul satu-persatu. Bubu duluan. Dokternya megang wajah bubu dan bilang, komedonya gede banget dan ketutup ga bisa keluar. Dia langsung difoto pake kamera dokternya. Mungkin mau dibuat before afternya kali ya. Dia disaranin untuk chemical peeling, tapi emang dasar bubu, dia udah ketakutan duluan, jadinya dia bilang dia mau facial yang biasa aja. Yang biasa titik. Dokternya juga ngeresepin krim siang-malam untuk bubu. Selanjutnya tibalah giliran gue, sama aja, diraba dulu, dan dia bilang wajah gue kering banget. Dia terkejut saat tau di dahi gue banyak banget jerawatnya, ga kaya di tempat yang ga ketutupan jilbab. Bedanya lagi, gue ga difoto sama dia. Gue berharap keadaan gue ga parah makanya gue ga difoto. Gue juga minta untuk difacial yang biasa aja. Gue juga diresepin krim siang-malamnya. Dokternya bilang, masalah kita berdua itu sama, komedo dan jerawat. Jadi dia ngeresepin obat untuk komedo kita. Bubu yang ngerasa hopeless dengan tone wajah yang gosong menanyakan dokter apa ga bisa diputihin. Dokter pun menjawab komedonya dulu diatasin. Gue pun hanya bisa nyesek dalam hati. Dokternya juga bilang, kita bisa dateng untuk konsul lagi 2 minggu kemudian sekalian untuk evaluasi. Akhirnya tanpa berlama-lama lagi kepo, kita disuruh untuk nebus obatnya dan bayar biaya perawatannya di kasir depan.
6. Pembayaran. Tedeeeeng, hal yang paling gue ga suka haha. Jadi, total yang gue harus keluarin itu adalah 354.000. waaaw. Gue agak shock juga. -___-. Ditambah lagi gue keinget sama duit gue yang ke-debit saat gue mencoba tarik tunai di atm bni namun ga berhasil dan sampai detik ini belum dikembaliin juga uangnya sama bni aaargh. 354ribu itu yang gue inget rinciannya krim siang-malam @60.000 berarti 120.000. Facial washnya kalo ga salah gue 36.000. Berarti sisanya, untuk biaya facial dan tetek bengeknya adalah 198.000. Tetek bengeknya yang paling gue inget adalah sand papernya, karena gue ngerasa takjub saat didalamnya dimasukin sandpaper=kertas pasir= amplas??? Muka gue digerusin amplas kaya untuk ngehalusin kayu?? Buseeet. Dengan berat hati gue terima lagi dengan nyesek dan kepo yang belum berakhir.  Saat dikasih krimnya, juga dijelasin cara pakai krimnya, yaitu harus dipakai tipis dan hanya sekali saat siang dan malam. Setelah bayar, kita nunggu lagi untuk perawatannya.
7. Treatment is coming. Kita pun akhirnya dipanggil utnuk perawatan di lantai dua. Pertama lo disuruh ganti pakaian. Lalu berbaring. Gue saranin, lo ambil handphone lo dan pasang musik relaksasi, karena disitu gaada musik-musiknya sama sekali. Gatau deh kalo di LBC lain ya. Dan emang dasar kita kepooo, akhirnya kita ngerasain juga sama yang namanya facial. Dan ternyata, yang namanya facial itu,,,,,, SAKIIIIIIIITT KALI. SAKIT KALI BAH. Aku orang Medan, jadi jangan protes haha. Seriusan, sakiiit bener saat itu mba-mbanya ngeluarin komedo kita. Tahapan-tahapannya ntar pertama wajah kita dibersihin dulu pake beberapa macem pembersih, lalu nunggu dokter untuk nge-amplas-in wajah kita, udah dokternya pergi, baru deh penyiksaan ngeluarin komedonya dimulai. Mba-mbanya tanpa ampun mencetin itu komedo yang ngegemesin. Gue ngerasa yang paling sakit itu di bagian pelipis ama filtrum (atas bibir yang berlekuk itu). Abis disiksa gitu, wajah ditempelin es batu. Lumayan, tapi masih terasa sakitnya, sampe gue netesin air mata sendiri hiks. Abis dijejelin es batu, wajah kita dipolesin masker, ditunggu ampe kering, gue lupa berapa lama, tapi lumayan lama lah. Ini lumayan enak. Habis itu, masker yang uda kering dilepas dan wajah kita dikasih krim anti iritasi. Tedeeeeng, selesai sudahlah kekepoan kami yang akhirnya terjawab. Untungnya kita dikasih fruit tea, lumayan untuk menghibur diri.
8. Perawatan selesai, silahkan pulang, dan ikuti anjuran mba-mbanya kalo krim yang diresepin belum boleh dipake selama 2 hari.

Okeeh.
karena uda tau gimana rasanya fesyel ituu, sehabis sholat maghrib kita langsung bergegas ke mobil. Di dalem mobil, kita memandangin wajah masing-masing yang, astaghfirullah, meraah bengkak-bengkak ciiiiyyynn. Buseet dah. Kita sedikit menyesali apa yang terjadi saat itu. Teriak-teriak juga sih. Ehehehe :3.

Tapi, so far, walaupun pengalamannya menyakitkan, alhamdulillah, gue ngerasa perubahan yang cukup signifikan bagi wajah gue. Gue paling seneng ngelus-ngelus wajah gue kalo habis cuci muka. Aluuuuuuuus benerrr ciiyyn. Udah gitu jerawat gue  bener-bener kaya ditelan bumi. Hilang. Gue pun pamer ke bubu hehehe. Cuman, ya itu, walaupun wajah gue alus, gosongnya belum ilang juga karena dokternya ga ngebolehin kita makai krim apapun dulu selagi pake krim dari LBC.

Gue juga sempet curiga sih kenapa wajah gue bisa jadi alus gini dalam waktu lumayan singkat. Jika ada steroid sih wajar ya menurut gue, soalnya steroid emang rata-rata dipake untuk ngeredam inflamasi, termasuk si jerawat itu. Tapi, sebagai calon dokter yang bijak, kaya nya gue mutusin untuk engga nerusin krim-krim ini. Tapi kalo facialnya mungkin bakalan tetep. Toh sebulan sekali emang kulit kita regenerasi kok.  Krim-krim ini mungkin bakalan gue pake ampe abis, tapi mungkin ga rutin, sekali-sekali doang kayanya. Tapi untuk facial washnya kayanya bakalan gue pake terus, gue suka sih ama wanginya dan perasaan seneng yang gue dapetin abis cuci muka. Haha. Dan sepertinya, gue bakalan pakai krim pasaran yang beredar luas di masyarakat seperti dulu, setidaknya yang pasaran gitu ga bikin ketergantungan dan juga yang peling penting, murcee ciiyn. Secara kantong mahasiswa gitu.

Yah, gue bersyukur akhirnya wajah gue kembali ke sedia kala. Kita lihat aja, apa rencana gue menentang saran dokter untuk ga pake krim-krim lain berhasil atau berhasil wwkwkwk. Yah, supaya berhasil harus berpikir positif kan? Berarti harus berhasil hahaha. Itu juga gue kasiin foto-foto dahi gue before dan after sebagai pertimbangan kalo mau ke LBC. Semoga pos gue kali ini bermanfaat khususnya bagi yang kepo tentang perawatan kulit wajah ya hahaha. Babayyy..


Ini saat puasa dan lebaran, ngeradang banget, gue udah coba atasin pake Nutrica Active Clear, ga sukses.

Ini gue foto tadi pagi, beda banget ya ama yang di atasnya hehe. Semoga kulit gue ga bermasalah lagi dah aamiin.

Ini krimnya. gue dapet yang no. 5 siang, ama no.73 malam. Mungkin botol yang sekecil ini bakalan bertahan lama sama gue ekekkekeke :3
oiya, berhubung lumayan juga respon tentang postingan ini, silahkan liat postingan aku yang terbaru ya yang tentang SkinCare yang Sekarang aku pake. Soalnya aku udah ga pake LBC ini. Makasih udah jalan-jalan mampir kemari :)