Wednesday, 6 August 2014

KAMUS MEDAN dan ANYTHING ABOUT MEDAN (yang suka salah, wajib masuk)

hahaha, hola, jumpa kembali dengan saya, blogger kesayangan emak bapak saya.

kenapa gue tiba-tiba mau ngepost tentang kamus medan? pertama karena gue emang orang medan aseli mulai dari dibuat sampai mengetik sekarang ini (emang gue tau dimana gue dibuat?,ehehhe), kedua karena gue sadar ini tahun ajaran baru, akan banyak mahasiswa pendatang luar medan yang akan menikmati kerasnya hidup di ibukota Sumut ini dan pastinya sedikit banyak, sekali-duakali, jarang ataupun sering akan mengalami lost in translation akan bahasa medan. hahha.
jom dicek aja ya langsung, monggo (gue ketik medannya dulu baru pengertiannya)..

1. Kereta = Sepeda Motor (bahasa lain: Honda,)
True story: temen gue yang baru dateng dari Jakarta gue ajak ke Indomar*t, salah satu waralaba terbanjir di kota medan.
gue: "Cuy, yok ke indomartit yuk abis kelas ini!!"
cuy: "mau naik apaan?"
gue: "naik kereta kan bisa"
cuy: "jauh amat ya indomartit ya sampe musti naik kereta, yang deket-deket sini gaada ya rupanya"
gue: *pokerface* --" *pengen hantuk2in kepala ke dinding *pengen dikubur idup-idup aja rasanya

2. Pajak = Pasar
jangan heran, kalo lo sok ramah sama ibu kos lo di pagi hari buta dan bertanya, mau kemana ibuuu? dan si ibu menjawab, "ke pajak nakku". pajak disini bukan seperti yang lo bayangkan doi bakalan bayar pajak ke kantor pajak. tapi doi bakalan pergi belanja ke pasar. ngerti? contoh pajak yang ada di Medan yaitu, pajak petisah, pajak simpang limun, pajak sore padang bulan dsb.

3. Pasar = Jalan raya
prok prok prok dah gue sama kota gue tercinta yang atu ini. bisa-bisanya uda salah nyebut pasar jadi pajak dan sekarang pasar digunain untuk sesuatu yang gaada hubungannya sama tempat melakukan transaksi jual beli. semoga tuhan memberkati hahhaa. jangan heran kalo tiba-tiba lo denger seorang suara seorang ibu berteriak dari kejauhan untuk memperingatkan anaknya yang lagi jalan di deket elo, kaya gini, "eh ucok, jangan main-main ke pasar kau ya, nanti tetabrak montor kau". itu artinya si emak memperingati anaknya supaya tidak bermain di jalan raya karena ramai akan kendaraan dan rawan kecelakaan. selain itu pasar ini juga digunakan untuk menamai jalan di daerah pinggiran yang belum dinamai resmi oleh pemerintah. jadi bisa saja disepanjang jalan, misal mulai dari simpang A, kalian akan mendapati jalan tak bernama namun dikenal sebagai jalan pasar 1, pasar 2, pasar 3 dan seterusnya.

4. Montor/ Motor = Mobil
hhahaahaha, sekarang motor malah ternyata berarti mobil? contoh kasus uda ada di nomor 3 ya.

5. Galon = Pom bensin
contoh: Gue: "eh cak berhenti dulu la di galon depan itu, sesak kali aku"

6. Cak = Coba
ya orang Medan terkenal suka menyingkat-nyingkat istilah, makanya orang medan banyak yang hobi main TTS haha. contoh di nomor 5.

7. Kali = Sangat, banget
contoh juga di nomor 5.
jangan dikira kali ini adalah sungai, tidak sama sekali. jadi kalau kalian mau ungkapkan suatu 'kesangatan' jangan juga coba-coba bilang gini:
"Duh, cantik samudera ya keponakanmu ini"
dengan alasan samudera lebih luas daripada kali, maka tingkat 'kesangatannya' juga akan jauh meningkat. TIDAK. NOPE.
cukup bilang "Duh, cantik kali adek kau ya" atau bilang aja pake bahasa Indonesia langsung, dia pasti mengerti.

8. BK = Plat nomor kendaraan bermotor
jangan heran kalo orang Medan berkunjung ke kota kalian dan diba-tiba bertanya "berapa BK (beka) kau lae?" hihihi. maupun itu plat dari jakarta, bandung, papua sekalipun, tetap akan dibilang BK sama orang Medan.

9. Palak = Kesal
contoh: "palak kali aku nengoknya"

10. Kompas/Tanduk = Palak (Mengompas/Tanduk = Memalak)
hhiihiii, lucu ya, kompas ini bukannya mau lihat arah mata angin, malah jadinya untuk memeras atau memalak.
untuk kata tanduk sendiri, pengertiannya lebih halus daripada memalak sebenarnya, lebih kepada meminta tanpa memaksa tetapi tetap menyusahkan orang yang diminta.
contoh: "aku mau nanduk bapakku la supaya dibelikan kereta"
bicara soal mata angin, orang medan itu tidak kenal utara, selatan, barat ataupun timur, itu juga kayanya yang menyebabkan gue jadi buta arah kaya sekarang. orang medan lebih senang menyebutkan arahnya langsung. misal ke kiri, ke kanan, ke atas. sungguh lain dengan masyarakat jogja, dimana mematok gunung merapi sebagai arah utara (lor). ehehhee. jangan heran deh, kalo nanya alamat sama orang medan, bakalan ditunjukkin selengkap-lengkapnya, misal "nanti mas lurus, siap itu (sehabis itu) ke kanan, nanti pasar ke dua dari belokan tadi itu dia jalan xxx bang"

11. Kik/ Mop = Menyerang seseorang sehingga sulit berkelakar lagi (skak mat)
contoh: sulit dibuat ehehhee.

12. Balen = Minta
contoh: "balen laah kuenya" --> minta lah kuenya haha.

13. Sudako = Angkot = Bus kota
 orang medan jarang naik bus seperti Kopaja, trans jogja ataupun busway, intinya, selama masih di dalam kota dan sekitarnya, orang medan akan memilih naik sudako atau naik kereta saja. lagian, rute bis nya juga gaada hhi, hal ini juga berlaku untuk kereta api, yang akan diucapkan secara lengkap oleh orang medan dengan kata "kereta api", dan jalur kereta api ini juga akan menghubungkan ke antar kota dalam Sumatera Utar, jadi dalam kesehariannya kereta api jarang dinaiki di dalam kota Medan.

14. RBT (er-be-te *red*/ Rakyat Banting Tulang) = Ojek
jarang sebenernya ada ojek di medan, hanya di daerah-daerah tertentu saja. karena orang medan sendiri sukanya naik becak jika jalur tersebut tidak dilalui angkot. becak di medan sebenarnya ada becak dayung, tetapi semakin maju zaman, becak dayung mulai ditinggalkan  dan kini becak motor semakin menjamur di medan.

15. Mie Rebus = Mie khas medan, kalo mau pesen mi instan, cukup bilang Indomi kuah (walaupun belum tentu merek yang digunakan indomi)
mi ini berupa mi kuning yang berukuran besar, disiram dengan kuah mi rebus berwarna coklat dan terbuat dari campuran saus, maizena, dan udang serta disajikan bersama telur rebus dan tauge. sedap-sedap menggoda gitu lah pokoknya.

16. Minyak lampu = Minyak tanah

17. Minyak makan = Minyak goreng

18. Gopek = Lima ratus
19. Cepek = Seratus
20. Limpul = Lima puluh
21. Goceng = Lima ribu
Cukup hanya ini istilah serapan dan akronim yang berlaku di Medan, kalo lo berani bilang ceban ataupun gocap, dijamin orang medan bakalan geleng2 kebingungan.

22. Pening = Pusing
contoh: "pening kali lah kepala berbi"

23. Span = Rok pendek potongan lurus
jika di daerah lain span dibilang celana, maka terima sajalah kebenaran ini jika kau lagi di medan

24. Lampu Merah = Lampu lalu lintas
sekalipun lampunya lagi hijau, tetep dibilang lampu merah loh hhi.

25. Awak = bisa saya, bisa juga kamu
Contoh;
1. Awak = saya
- "kalo awak gitu orangnya dek"
- "di rumah awak banyak pokok ubinya nek"
2. Awak = kamu
- "dimana awak tinggal nak?"

26. Pokok = Pohon
contoh nomor 25.

27. Cop/ Ncop/ Ncip= Minta istirahat
digunakan jika sedang dalam permainan, "Ncop dulu lah, sesak boker tiba-tiba"

28. Boker = Berak, BAB

29. Ikan = lauk pauk
yang ini agak lucu
kalo bahasa benarnya mungkin seseorang akan bertanya, "Lauk mu apa butet?"
Tapi kalo di medan, sekalipun si butet sedang tidak memakan ikan, maka pertanyaan yang akan muncul adalah, "Ikanmu apa butet?"
ehehehhee

30. Kede = Kedai/Warung

31. Lasak = untuk menyebutkan seseorang yang banyak bergerak, tidak bisa diam
contoh, "lasak kali lah anakmu itu inang"

32. Siap = Selesai
bukan selalu siap itu jika orang akan bersiap-siap untuk pergi, misalnya pergi undangan hhehe. kalo dia selesai melakukan sesuatu, orang medan pasti bakal bilang 'siap'.

33. Keknya = Kayanya, sepertinya

34. Acem/ Cem = tersingkat dari kata cemana yang berakar dari kata 'Bagaimana'

35. Selak = Keburu
contoh: "cepat kau minum tehmu, nanti selak dingin"

36. Teh/ Air teh = air putih, air jernih untuk minum
kalo ada temen kos lo tiba-tiba minta teh, langsung berikan dia segelas air, dipastikan dia kehabisan stok air minumnya, dan ga usah lo kasi teh apapun. dan bagi lo yang kepengen teh tawar, tinggal bilang teh tong sama si penjual. karna kalo lo bilang teh tawar, kemungkinan besar lo dikasi air putih hangat. fenomenal ya! hhe

37. Rupanya = Ternyata
contoh: Oh kek gitu rupanya ceritanya.

38. Tepung roti = tepung terigu

39. Selop = Alas kaki, lebih merujuk kepada sandal.

40. Sor = Bisa Selera, bisa juga senang, menunjukkan perasaan memihak, senang akan suatu hal
misal: "Ga sor kali pun aku nengok makanan disini."
"ih, sor kali aku nengok adek tu", kalimat ini menunjukkan senang, suka

41. Cakap = Omongan, bicara
bukan cakap yang ada di kalimat ini seperti , "Andi adalah orang yang cakap dan bertanggung jawab"
tetapi, "Udalah, gausah banyak cakap kau disini"

itu berbagai istilah yang ada, kalo punya kamus lebih tambahin lah.

selain itu ini hal-hal random tentang medan.

1. kalo mau turun dari angkot, bilangnya "pinggir bang", bukan "kiri bang". dan jangan heran juga walaupun lo uda bilang pinggir ke sopirnya, tu abang-abang masi bisa, nurunin lo di tengah jalan ehehehehe.
2. orangnya ga sabaran, dalam hal apapun, baik ngantri atau nunggu di traffic light. pasti diterobos semuanya hehe.
3. jarang pake helm, pake helm supaya selamat dari polisi aja, bukan selamat dari maut.
4. suka menyingkat kata-kata.
5. kata sapaan yang umum yaitu, 'kak' dan 'bang', 'buk' atau 'pak', 'uwak' (jika berupa sapaan cukup bilang 'wak', dan merujuk ke orang yang lebih tua, hampir kakek-kakek gitu lah), 'i' (untuk wanita usia hampir tua hingga tua keturunan cina), 'acik' (untuk versi laki-lakinya), serta 'cici' dan 'koko'.
6. orang medan itu suka makan, disepanjang jalan pasti ada aja yang jualan makanan. apapun itu.
7. orang medan lebih senang dibilang orang medan, medan terdiri dari masyarakat multietnis, jadi suku apapun dia selama lahir di medan lebih suka dibilang orang medan.
8. oiya. Kalo lo mau beli telur dalam jumlah banyak di Medan, stop nanya ke penjual dengan bilang “ berapa sekilo?”. Hahaha. Orang medan taunya harga telur per butir. Dan paling banter, itungannya satu papan. Jadi, ini jaga-jaga aja sebelum lo cape ngelilingin pajak(pasar) untuk nyari telur yang dijual kiloan.
9. jika orang medan berlogat khas, memiliki cara khas dalam menyampaikan apa yang mau ia sampaikan dan itu susah ditiru, maka biarkanlah ia berkembang, jangan ditiru ataupun malah merubah keadaan yang sudah ada. misal, orang medan bilang kata 'kalian' itu 'kelen', jadijangan sekali-kali lo berpidato di kota medan dengan seharusnya mengucapkan, "saudara-saudara sekalian", menjadi, "saudara-saudara sekelen".


berikut juga gue kasi spelling beberapa kata di medan:
1. Kau
- ko
- ka-(w)u (seperti ada huruf 'w' yang terselip, sehingga pengucapannya akan menjadi dua suku kata 'ka' dan '(w)u', bukan satu suku kata seperti 'kau'
2. usahakan untuk menekan di akhir kata yang berakhiran dengan huruf 'a' seolah seperti ada apostroph atau 'k'
misalnya;
bukakan dulu pintu itu!
menjadi "buka'kan dulu pintu itu!"


hahaha, sepertinya udah cukup banyak kisi-kisi yang gue kasi tentang kamus orang medan, untuk istilah-istilah diatas, itu bukan bahasa wajib ya, tetap banyak kok orang medan yang mengerti bahasa indonesia yang sewajarnyaa (yang sewajarnya loh ya, bukan yang baik dan benar), walaupun yang menggunakan bahasa mamaknya (mother language) asli yaitu bahasa medan jauh lebih banyak. ehehehhe. good luck ya buat siapapun yang lagi di medan, atau berencana mengunjungi medan, atau bakalan tinggal di medan, semoga ini mencerahkan. aamiin. hehehe

The Power of Ciye Ciye

Judulnya agak iyuh ya? hehhe

itu kepikiran gitu aja. maklum. pemikirn gue suka nganeh.
trus kenapa mikir gitu?
karena faktanya (fakta observasi ya), jika kita men'ciye-ciye'kan seseorang, orang tersebut bakalan kepikiran loh sama apa yang kita ciye-ciyekan itu.
hal ini sangat berlaku di urusan lope-lopean.

kalo ga percaya, jom kita tes, hahaha.

kalo misalnya lo tau si A suka sama si B, maka kita sering secara refleks, menciye-ciyekan si A jika ada si B ataupun lagi ada hubungannnya sama si B.
misal, lagi makan di kantin bareng si A, eh si B lewat. refleks kita, ciye-ciye si B lewat tuh, kasi kode lah.
dalam kasus yang seperti ini, anggap saja si B tidak tahu kalau dia menjadi target pencie-ciean lo akan si A (bahasa gue ngenes amat ya). karena si B ga tahu, ya dia bakalan biasa aja. nah bagaimana dengan si A? si A bakalan nyesek. la kenapa nyesek? orang, fitrahnya itu memiliki rasa malu, kalo kita menciye-ciyekan dia di depan orang yang dia suka, maka secara spontan oleh karena faktor hormon dan neurotransmitter di dalam dirinya, ia akan mengalami rasa malu luar biasa. di satu sisi, ia sangat ingin mengungkapkan, di sisi lain, rasa malu, takut, dan tak berani berkecamuk di dalam pikirannya. bisa jadi seperti, "bagaimana kalau yang lain tahu?" atau "bagaimana kalau dia nolak, trus maah jadi marah?". dan terakhir, ujung-ujungnya si A bakalan nyesek setengah mati ngenahan nafsu dia, kecuali kalau si A beneran berani mengungkapkan dan ternyata si B juga nerima.
Lain cerita jika ternyata si B tau kalo lagi diciye-ciyein. pilihan kejadian bisa banyak juga. salah satunya kalo emang sama-sama suka, ya mungkin bakal jadi. lah kalo engga, bisa jadi si B kesel karena si A bukan orang yang dia suka, bisa jadi juga karena dia merasa dipermalukan, atau yang paling parah, si B bisa langsung ngelabrak si A #wohoho.


sebenernya inti dan pelajaran yag bisa kita petik dari cerita ini ialah, cukuplah kita jika mengetahui rahasia tentang seseorang, jika ia mau memberitahumu, itu berarti ia sangat percaya kepadamu, dan tentunya ia berharap itu tetap akan menjadi rahasia antara dia dan kamu. cukup sampai disitu, tak perlu harus mengorek lebih dalam lagi atau yang paling parah sampai mengumbarnya, baik langsung, ataupun pake 'kode' seperti ciye ciye itu. selain itu, gue orang yang percaya kalo cinta yang sejati itu cuma cinta kepada Tuhan kita, selain cinta kepada kedua orang tua kita. kalo kita belum bisa mencintai sang pencipta, kok bisa-bisanya kita mencintai ciptaanNya melebihi cinta kita kepadaNya, gitu loh.

jadi, stop menciye-ciyekan seseorang, sebelum semuanya berujung buruk, atau berujung bahagia 'kelihatannya' padahal dibalik itu semua malah ternyata sebenarnya kitalah sang penjerumus target ciye-ciye kita itu ke dalam dosa.

kali ini postingan agak bener dan melo, walaupun bahasanya tetep masi amburadul hehehe. semoga bisa kita wujudkan ya!!! #stopciyeciye

Tuesday, 17 June 2014

Cara Mudah Membaca EKG Normal

Hola!!! Kali ini saya ga bakalan nyampah, tapi bakal ngepost ilmu yang bermanfaat, insya Allah. Kali ini saya mau membahas tentang elektrokardiogram atau istilah kerennya sering dibilang EKG. Semoga ilmunya bisa bermanfaat ya, khususnya buat yang mau OSCE atau yang lagi P3D di kardio. Sumbernya selain dari ingetan sewaktu kuliah juga dari pelatihan yang pernah saya dapat. (Karena ini blog, ilmu mungkin ga bisa 100% bener lho, jadi kalau nanti ada salah, silap, khilaf, mbok ya monggo dikomen aja, di-share mana yang bener.
Oke langsung aja.

Jadi ada beberapa hal yang harus kita tentukan dalam membaca dan menginterpretasikan sehelai kertas EKG nun panjang itu. Langsung aja kita simak.

1. Tentukan Irama.
a. Sinus/asinus
Jadi, pertama-tama kita harus tahu, ini gelombang merupakan gelombang sinus atau bukan. Suatu gelombang sinus itu ditandai dengan setiap gelombang P diikuti dengan kompleks QRS.
b. Ritme
Kemudian, setelah kita tahu itu gelombang sinus atau bukan, kita tentukan ritmenya. Ritme bisa kita lihat dari jarak antara gelombang P ke gelombang P berikutnya, atau jarak dari puncak kompleks QRS ke puncak kompleks QRS berikutnya. Kalau jaraknya sama, maka gelombang tersebut kita sebut gelombang yang ritmik atau berirama reguler. Kalau jaraknya ga sama, itu yang disebut disritmia/aritmia. Aritmia sendiri terbagi lagi bisa bradiritmia atau takiritmia. Tapi karena kita membahas EKG normal, saya cuma bakal ngasi gambaran yang normal aja.

2. Tentukan Jumlah Gelombang P dan Tentukan Jumlah Gelombang QRS.
Nah, selanjutnya kita akan menentukan jumlah gelombang P dan QRS. Jika gelombang tersebut gelombang sinus, maka sudah dapat kita pastikan jumlah gelombang P akan sama dengan jumlah gelombang QRS.
Di tahap ini, kita juga harus menentukan denyut jantung/heart rate (HR), walaupun biasanya di kertas EKGnya juga udah ada nilai HRnya. HR bisa ditentukan dengan 3 metode, 2 metode di antaranya dapat digunakan untuk gelombang yang sinus ritmik, antara lain seperti berikut:
1. HR = 300/Jumlah Kotak Besar (KB) di antara R ke R berikutnya
2. HR = 1500/Kotak Kecil (KK) di antara R ke R berikutnya
Contohnya, untuk gambar sebelumnya yang merupakan gelombang sinus ritmik, HRnya dapat kita tentukan dengan metode tadi. Jika kita lihat kembali, yang terlihat dari gambar hanyalah kotak besar (KB), dan jarak dari R ke R berikutnya sekitar 3 KB, berarti kita dapat memastikan bahwa HRnya ialah 100 x/menit dengan menggunakan metode 1, yaitu 300/3 = 100.
Metode selanjutnya digunakan jika gelombang berupa gelombang aritmik. HR ditentukan dengan:
3. Hitung jumlah gelombang R dalam 6 detik kemudian dikali dengan 10 ATAU hitung jumlah gelombang R dalam 12 detik kemudian dikali dengan 5. Itulah HRnya.

3. Tentukan Gelombang P.
a. Durasi normal = sekitar 0,06 detik. (Panjangnya sekitar 1,5 KK)
b. Amplitudo normal = sekitar kurang dari 0,25mV. (Tingginya sekitar ga lebih dari 2,5 KK)
c. Morfologi = lihat, bentuk gelombang P, normalnya, gelombang yang terbentuk tumpul, seperti setengah lingkaran dan memiliki durasi dan amplitudo sesuai yang di atas. Perhatikan juga apakah ada bentuk gelombang P yang lain, seperti gelombang P mitral (lebih melebar, biasanya lebih dari 0,12 detik, bentuknya menyerupai huruf M) yang menandakan adanya pembesaran atrium kiri (Left Atrial Hypertrophy/LAH), gelombang P pulmonal (runcing) yang menandakan pembesaran atrium kanan (Right Atrial Hypertrophy/RAH), gelombang P inversi ataupun bifasik.
4. Tentukan Durasi Interval PR.
Interval PR ini terjadi karena penyebaran impuls ke seluruh atrium sebelum memulai sebuah kontraksi ventrikel, yang berupa gelombang isoelektris mulai dari awal P hingga ke awal kompleks QRS. Normalnya gelombang ini berdurasi 0,12 hingga 0,2 detik (Panjangnya sekitar 3-5 kotak). Apabila interval PR ini memanjang, maka kita harus mencurigai adanya suatu blok jantung.

5. Tentukan Durasi QRS Kompleks.
Nah, QRS kompleks ini menandakan terjadinya depolarisasi dan kontraksi dari ventrikel. Durasi normal QRS kompleks ini tak lebih dari 0,10 detik. Suatu QRS kompleks yang melebar dapat berasal dari ventrikel sendiri atau berasal dari supraventrikular dengan konduksi yang abnormal. Sedangkan, QRS yang menyempit hampir seluruhnya berasal dari supraventrikular.

6. Tentukan Aksis Gelombang P dan Aksis Gelombang QRS (Untuk melihat aksis jantung).
a. Aksis gelombang P
Peninjauan aksis gelombang P digunakan untuk melihat aksis otot atrium jantung. Oleh karena komposisi otot atrium lebih kecil daripada otot ventrikel, maka peninjauan ini sering diabaikan. Namun, aksis bisa dilihat dengan memastikan arah defleksi gelombang P yang umumnya mengarah ke atas (defleksi positif) di semua lead kecuali lead aVR yang berarti hal tersebut normal.
b. Aksis gelombang QRS
Peninjauan aksis gelombang QRS digunakan untuk melihat aksis otot ventrikel jantung, yang sering dan umum juga untuk melihat aksis jantung itu sendiri. Normalnya, aksis jantung berada di antara -30 derajat sampai 110 derajat. Cara mudah untuk menentukan aksis jantung ialah dengan menilai resultan  gelombang R (defleksi ke atas) dengan Q dan S (defleksi ke bawah) di lead I dan di lead aVF (dengan batas hitung ialah setara dengan garis isoelektris pada interval PR). Misal ya, kita mau melihat lead I positif atau tidak, caranya kita hitung berapa jumlah kotak kecil gelombang R, kemudian hitung lagi berapa jumlah kotak kecil di Q dan S, kemudian kita kurangkan. Contohnya, ada 8 KK di R, dan 1 KK di Q, serta 5 KK di S. Maka resultannya = 8-(1+5) = 2 (Positif 2!!). Berarti hasilnya positif. (Hamil dong doi? Ekh ngaco, lanjut bahas EKGnya!). Kemudian, hal yang sama juga dilakukan untuk menghitung resultan di lead aVF. Nah interpretasinya, normalnya jika di lead I dan aVF bernilai normal (sesuai dengan arah arus jantung). Tetapi jika lead I positif dan lead aVF negatif (berarti ke kiri atas kan?), maka ini sebuah LAD/Left Axis Deviation. Dan jika lead I nya yang negatif dan lead aVF positif, maka ini suatu RAD/Right Axis Deviation. Dan jika kedua lead negatif, ini merupakan suatu extreme RAD.
Semoga gambar handmade berikut bisa membantu ehehe #innocentface.


7. Tentukan Konfigurasi QRS Kompleks.
a. Tentukan ada tidak Q patologis
Q patologis ialah dimana durasi gelombang Q lebih dari 0,04 detik (1 KK) dan tinggi atau dalamnya lebih dari 0,2 mV (2KK) atau lebih dari 1/3 dari amplitudo QRS kompleks. Q patologis ini menandakan suatu miokard infark (8-48 jam).
b. Tentukan apakah terdapat hipertrofi ventrikel 
- hipertrofi ventrikel kiri, yaitu apabila jumlah kotak kecil gelombang S di Lead V1 ditambah dengan jumlah kotak kecil gelombang R di V5 atau V6 lebih dari 35 KK (lebih dari 35 mm)
- hipertrofi ventrikel kanan, yaitu apabila jumlah kotak kecil gelombang R di lead V1 lebih dari 10 KK (lebih dari 10mm/ > 1mV)
c. Konfigurasi gelombang R dan S
Normalnya, dari V1 ke V6 gelombang R akan semakin meninggi dan dari V1 ke V6 gelombang S akan semakin memendek.

8. Tentukan Segmen ST.
Segmen ST ini merupakan gelombang isoelektris yang dimulai dari J point hingga awal gelombang T. Apakah itu J point? J point merupakan titik batas antara akhir kompleks QRS dengan awal segmen ST.  Normalnya segmen ST berupa gelombang isoelektris dan bisa saja naik 2 KK atau turun 0,05 KK di V1 hingga V6. Jadi jangan buru-buru mendiagnosis itu sebuah ST elevasi atau ST depresi, karena ST elevasi dan ST depresi gambarannya khas (benar-benar naik atau benar-benar turun).

9. Tentukan Gelombang T.
Normalnya gelombang T lebih tinggi sedikit dari pada gelombang P, dan ini menandakan terjadinya repolarisasi ventrikel. Sebenarnya, bukan hanya ventrikel yang repolarisasi, tetapi atrium juga, namun, karena otot atrium komposisinya lebih kecil daripada otot ventrikel seperti yang telah dijelaskan tadi, maka repolarisasi atrium akan kalah (istilahnya boleh lah ya) dengan depolarisasi si ventrikel. Selanjutnya, perhatikan jika gelombang T yang muncul berbentuk runcing, ini menandakan suatu hiperkalemi, atau bisa saja gelombang yang muncul inversi yang menandakan suatu infark yang sudah lama.

10. Gelombang U.
Gelombang U ini dimana-mana jarang dibahas. Kenapa? Karena penampakannya juga jarang didapati wkwkwk (langka bok).


Akhirnya selesai juga saya membahas 10 langkah dalam membaca EKG normal. Semoga tidak semakin membuntukan pikiran kamu yang membaca ya gaeess.. Selamat belajar :)
Sumber: ingatan penulis akan kuliah dan pelatihan yang pernah didapat.


Note:
1 KK = 0,04 detik (lebar) = 0,1 mV atau 1 mm (tinggi)
1 KB = 0,20 detik = 0,5 mV atau 5 mm (tinggi)
Jadi 1 KB = 5 KK

Saturday, 8 February 2014

Sharing Pengalaman Bikin SIM A

Hulaaa.
Kali ini gue balik uda tahun 2014 aja ya hhaa.
Jadi kali ini gue mau cerita pengalaman gue buat sim. Gatau ini termasuk buat murni apa kaga, soalnya bikinnya ditemenin tetangga gue dan gue sendiri ngikutin seluruh proses pembuatan simnya.
Well. Ceritanya waktu itu gue ngurus di hari sabtu. Kata tetangga gue itu tipsnya ngurus sim itu di hari sabtu aja, lebih sepi. Jadilah gue datang ke polres lubuk pakam, sekitar jam 9 gue di sana. Nyampe disana gue langsung disuruh fotokopi ktp gue sebanyak dua lembar. Abis dari fotocopy, gue dianter ke klinik yang ada disebrang polresnya. Duduklah seorang ibu-ibu yang belum terlalu tua usianya. Gue disuruh naik ke timbangan oleh beliau, gue kasi tau berat badan gue yang udah gue diskon hahahaha. Dan berikutnya tanpa ada basa-basi, beliau langsung ngasih surat kesehatan ke gue dengan sebelumnya gue bayar 25K. Di surat kesehatan itu tertera hal-hal yang normal, seperti tekanan darah 120/80, visus 6/6, dan lain-lain, padahal, disentuh aja gue kaga, gimana itu ibu-ibu bisa tau tekanan darah gue. Gue berpikir lagi, ya, mungkin inilah dukun yang judul praktiknya klinik. Gue sendiri sempet ngehitung-hitung kasar. Kalau 1 orang kena 25rb, jika ada 50 orang saja yang ingin ngurus sim per harinya, jadi dalam satu hari beliau bisa dapet 1.250.000. Bayangin kalau sebulan coooyy. 30 juta uda di kantong. Bayangin lagi kalau setahun. Gue uda bisa kuliah spesialis ampe tamat. Eh eh. Kayanya kita uda ilang fokus. Balik lagi ngurus simnya.
Selesai ambil surat kesehatan, kita langsung menuju tempat pendaftarannya. Di sana kita wajib melapirkan ktp yang asli, saran gue, bawa pembungkus plastik jika ktp loe belom dilaminating. Kemaren gue pake plastik pembungkus stnk haha. Di sini kita juga kita bayarnya, 120K untuk buat simA. Kalo simC gue lupa. 100 mungkin ya. Setelah isi formnya, kita dirujuk ke ruang tunggu untuk ikut ujian tulis. Masuk ke ruang ujian, gue berdoa, ujiannya ada paket-paketnya juga loh kaya UN aja menurut gue. Gue sih pengennya dapet paket hemat 1 ayam 1 nasi 1 softdrink, tapi bapak polisinya ngasi gue paket yang lain. Dan wakwaaawnya, soalnya sussssssaaah ngeeettss, nyeet --". Syukurnya di lembaran soal uda ada titik-titik di jawaban yang sepertinya benar. Dan percaya ga percaya gue mengikuti titik-titik tersebut. Hahahaha. Setelah waktu berakhir, kita semua disuruh keluar untuk nunggu lagi. Yap. Kita pada nunggu hasil ujian tadi dan yang lolos dipanggil untuk mengikuti tes berkendara. Hurrraayy, nama gue dipanggil setelah menunggu hampir satu jam. Gue barengan peserta yang lain menuju ke arah mobilnya. Kita naik dan dibawa ke lapangan tes nya. Jadi disini kita disuruh maju, mundur dan zigzag pake mobilnya. Syukuur. Gue lolos lagi wakwaaaw.
Akhirnya kita sampe di step terakhir, yaitu foto, sidik jari dan tanda tangan. Disini juga nunggunya lamreta ciyn. Setengah jam setelah nunggu baru gue dapet nomor antrian, nunggu lagi sekitar 15 menitan akhirnya gue bisa masuk ke dalem. Gue disuruh tanda tangan dan sidik jari gue diambil. Selanjutnya momen foto-foto. Gue pengennya sih foto selfie. Tapi karena wajah polisinya petak-petak (orang batak, rahang tegas wkwk), nyali gue uda ciut duluan dan akhirnya gue urungin niat gue foto selfie. Gue pun foto dengan gaya pokerface wahahhaa.
Selesaai. Semua rangkaian proses udah gue lewatin dan karena itu udah sabtu siang, gue disuruh ambil simnya hari senin. Nah, inilah proses yang gue lewatin saat bikin sim kemaren semoga bisa jadi pencerahan buat semua ya. See ya!

Monday, 9 December 2013

A Moron vs Proverbs

Postingan kali ini gue mau ngepost pendapat gue tentang pepatah ataupun peribahasa yang sering kita denger di kehidupan fana kita sehari-harinya, yuk disimak..

1. Pepatah bilang, diam itu emas. Kalo gue telaah lebih lanjut, pepatah ini ada benernya, ada engganya. Yang benernya, pantesan gue kaga kaya-kaya, karena gue banyak ngomongnya, makanya gue kaga dapet emasnya. Tapi, temen gue yang pendiem juga kaga kaya-kaya. Ini point yang gue bingung. Lalu, jika pepatah ini disambung lagi menjadi seperti ini, diam itu emas, emas itu kuning kecoklatan, kuning kecoklatan itu.... Ah syudahlah, gausah dilanjutin.
2. Hidup itu berawal dari mimpi. Gue sangat-sangat ga setujjjjju. Yang bener, Hidup itu berawal dari huruf H. Ini fakta umum yang ga boleh disalahkan dong!!! Nenek-nenek pake hotpants yang doyan mejeng di mal aja pasti tau. Titik dan saya juga tidak menerima protes apapun.
3. Rajin pangkal pandai. Kalo yang satu ini semua juga ngaminkan gue kalo gue bilang gue ga setuju. Kenapa? Dari semua temen gue yang pandai, rata-rata malas. Mereka semua paaaliiiiing malas kalo gue ajak nongkrong, ngopi, shopping atau bahkan cuma jalan. Sedangkan gue yang paling rajin nongkrong, shopping dan jalan malah kaga pandai-pandai. Ngeselin kan?
4. Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh. Menurut gue, yang bener itu, bersatu kita teguh, bercerai kita masuk infotainment. Itu kalo lo artees, atau model atau apalah yang pernah bikin sensasi dan masuk tipi. Tapi kalo lo bukan artees, jadi santapan paginya emak-emak yang belanja di warung sayur juga udah prestasi. Congrats. Itu tandanya lo cukup famous di sekitaran rumah lo.
5. Setinggi-tingginya tupai melompat, pasti jatuh juga. Yang ini gue kurang yakin karena seumur hidup gue gue baru beberapa kali doang ngeliat tupai dan tupainya kaga jatuh. Atau mungkin peribahasa ini ada maksud buruk ke gue ya? Sekeras-kerasnya gue belajar, nilai gue jatuh juga? Iya? Gitu maksudnya iya? #NadaSensiSenggolBacok .Gue bener-bener ga bisa terima sama peribahasa ini. Huuuupt.
6. Gapailah cita-citamu setinggi bintang di langit. Woots?? Ini peribahasa nyuruh kita untuk jadi astronot semua apa???
7. Tak kenal maka tak sayang. Ini salah bangett. Salaaah dan sesat. Buktinya adalah saat temen kita mau kenalan ke orang lain karena doi suka, lalu dia kenalan, beberapa lama kemudian doi pdkt, eh ga lama jadian, cuyuung-cuyuungan (cayang-cayangan red-), eeeeh ga lama kemudian saat jumpa dan kita mau nanya gimana kabar hubungan mereka, doi malah marah-marah, bilang uda putus dan nge-warning kita jangan disebut-sebut lagi itu nama manusia karena doi udah ga kenal lagi istilah sayang-sayang tersebut. Ga sesuai banget kan sama pepatah tadi?
8. Ada gula ada semut. Mungkin peribahasa juga harus diupdate kali ya. Soalnya, seiring perkembangan zaman, gula yang bener-bener asli itu udah susah banget dicarinya. Rata-rata semua udah dicampur sarigula. Walhasil, walaupun gue ngeliat gula tumpah dan berserakan seperti butiran debu, gue ga bisa liat dimana semutnya. Koreksi untuk peribahasa ini sebaiknya diganti aja jadi: ada isna ada semut. Ini lebih ngena gimana gitu menurut gue. Hhehe
9. Lancar kaji karena diulang. Heem. Menurut gue, jika kita banyak menghafal maka kita juga akan banyak lupa. Kalo kita dikit menghafal, sedikit pulalah yang kita lupa. Jadi, pointnya, kalo kita ga mau lupa, berarti kaga usah ngehafal. I'm certainly contrast to this proverb.
10. Itik tidak akan pernah menjadi angsa. Hahaha, untuk peribahasa yang terakhir ini gue setuju banget. Mungkin ini sedikit senggolan bagi gue makanya gue meyakini pepatah ini. Kenapa, itik yang berleher pendek tidak akan pernah bisa memiliki leher panjang lentik kaya punya si angsa. Ini se-analogi sama hidung gue, you know what I mean and you know me so well. Mungkin waktu ada pembagian idung dari Tuhan gue datengnya agak telat kali ya, atau mungkin ada yang nyerobot antrian gue kali ya. Hem, iya, kayanya gue diserobot. Wkwkwk.


Udahan deh gue mostingin aliran sesat 2014 nya, ngantuk dan mau bobokcantik duyu nichh. Dadaah.

Thursday, 21 November 2013

What I Think About Men

Kali ini gue mau ngepost tentang pemikiran gue.
Pemikiran tentang laki-laki dan hubungan.
Kenapa tentang laki-laki? Karena salah satu sahabat gue baru aja dikhianatin sama laki-laki.

Gue pernah baca sindiran yang bunyinya kaya gini.
'Percayalah, ga semua laki-laki itu brengsek, yakinlah pasti ada laki-laki yang baik di sudut bumi ini. Hanya saja maslahnya, bumi itu bulat~'
Gue emang percaya pasti ada yang baik, tapi semuanya luntur seketika ketika melihat para oknum lelaki mulai beraksi.
Gue juga seneng banget sama lirik Tulus yang sewindu,
'Sesaat dia datang, pesona bagai pangeran, dan beri kau harapan, bualan cinta di masa depan'
Itu kaya nyerminin hal yang pasti dilakuin para lakik saat ngedeketin gebetannya. Janji ini itu, bilang sayang siying suyung, cintah cintaah cintaaaahh, bebeb babab bobob, tapi semua bisa jadi amnesia kalo uda datang si betina yang baru. Apa kita musti nyalahin keadaan dunia yang perbandingan lakik banding ceweknya 1:4?? atau malah kalau setiap para lakik mulai berjanji-bual perlu dibuatkan hitam di atas putihnya, trus tanda tangan di atas materai 6ribu gitu?? I also have no idea to solve it.

Emang bener, cinta itu fitrah, tapi, seharusnya ni ya,kalo emang kalian lakik, tunjukkin kebertanggungjawaban kalian dong dalam memulai suatu hubungan.  Kalo kalian udah berani untuk memulai, yah dijaga lah, tunjukkin kalo serius. Tapi kalo dari awal emang niatnya kaga serius, cuma main-main doang, yah kalo gitu dari awal juga gausah memulai kalo juga ternyata bakal berakhir. Gue jadi inget siklus pacaran, gakenal-kenalan-pdkt-jadian-cuyung2an-berantem-putus-gakenal. Dari yang awalnya emang seharusnya ga kenal, sampe jadi ga kenal lagi??? Hahaha etdahhh. Ngabisin waktu kan? Gue juga inget quote dari film kata hati, 'Yang ada itu warna hitam dan putih, gaada abu-abu. Jadi kalo cinta ya bilang cinta, kalau ragu, ya berarti bukan cinta.' Cukup jelas ya. Jadi kalau uda dari awalnya ragu, gausah dipaksainlah.

Gue juga ga bisa ngenyalahin perasaan seseorang yang uda ngerasa yakin di awal, tapi ternyata di tengah jalan ilang rasa. Semua ada prosesnya emang, tapi sekali lagi, ilang rasa itu muncul gegara apa? Pasti ada sebab, itu yang harusnya dibicarain, biar kedua pihak tau kekurangan mereka. Jadi di akhir ga bakalan muncul desas-desus kalo lakik itu ga konsisten.

Yang terakhir, gue heran sama lakik yang bisa dengan mudahnya pergi ke betina lain di saat dia udah lumayan sukses, sedangkan wanita yang terus bersamanya mulai dari dia masih minus dengan mudahnya juga dilupain. Untuk lakik tipe satu ini, gue hanya bisa berdoa ke tuhan buat ngejauhin tipe yang satu ini dari gue dan dari muka bumi #ekhh.

Haha, itu cuman pemikiran gue atas observasi gue ke kebiasaan para lakik di sekeliling gue loh ya. Kalo ada yang ngerasa tersindir ya gue gaada maksud, gue cuman mau ngeshare pikiran gue doang. Wkwk. Yah gue sekarang berdoa aja deh, semoga bumi jadi agak petak gimana gitu ya biar ada sudutnya, jadi bakalan ada lakik yang baek. Hahaha.

Tuesday, 22 October 2013

How bad luck!

Sedih. Itu yang lagi gue rasain sekarang.
Gimana engga, hp kesayangan gue ilang, tepatnya minggu lalu.
Gimana engga sedih, alat yang bisa menyambungkan gue ke dunia luar yang fana itu  sekarang ilang haha. Yap, itu hape yang gue andelin selama ini buat internet. Baik via hp nya sendiri, untuk wifi ipad gue maupun pc gue. Jadi, kegiatan gue lumpuh total semenjak hape gue ilang. Gue gatau apa kabar dan kejadian di belahan dunia yang lain, gue gatau gimana kelanjutan kabarisasinya si vicky nya zaskia gotik, gue juga gatau gitaris geisha si roby ditangkep polisi karena kedapetan bawa ganja, gue juga gatau kalau ada royal wedding putrinya sultan HB yang keempat. Oke, gue juga bingung kenapa gue bisa tau kabar yang mustinya ga gue tau itu. Mari dilewatkan saja wasting-an gue ini.
Hp gue ga gue kasih nama, palingan kalo orang nanya itu jenis apa gue bilang itu android, galaxy pro. Ya, android yang gue beli sekitar dua tahun lalu itu sekarang tiada lagi di sisi gue. Awalnya gue ngerasa biasa aja, masih sempet ketawa ketiwi, masih sempet ikutan kuis ranking1 yang diadain sama PHBI FK USU malah. Cuman, semakin lama gue ngerasa kehadirannya semakin penting di kala gue butuh informasi. Kalo dulu, gue tinggal buka browsernya dan zeeep, dalam itungan milidetik ( dikali 1000 hehe) gue uda bisa dapetin informasi apapun yang gue pengen cari. Dan yang paling parah, selama ini gue bener-bener ngandelin kemampuan wifi tetheringnya yang handal untuk jadi sumber wifi di ipad gue. Ya. Ipad gue ipad wifi. Sekali lagi, ipad wifi. Walhasil, ini ipad sekarang layaknya buku berjalan aja bagi gue haha.

Ini si cakep Galaxy Pro GT B7510 yang sekarang entah dimana itu T.T

Kabar buruk lainnya yaitu berat gue makin berat. Hahaa. Ini akibat appetite gue yang ga bisa gue kontrol. Gue masih bisa makan lagi, padahal gue baru makan. Gue nimbang 2 minggu yang lalu 57kg, dan beberapa hari lalu gue nimbang 61 -_-. Well, sebenernya gue bukan orang yang sulit untuk nurunin berat sih, tapi, gue emang lagi ga mood buat diet. Biasanya gue puasa seminggu aja udah balik lagi ke 57 lagi sih, tapi emang guenya lagi males buat diet, yah maunya ya kalo ada temen gitu, biar barengan puasa, jadinya gue semangat gitu kan. Ah biarlah. Selama foto gue belum tembem, belum ada sepertinya indikasi gue buat diet. Masih kontra indikasi kayanya. Hahaha. Hal lain yang gue keselin gara-gara appetite gue yang lagi naik-naiknya ini adalah dompet gue jadi koyak alias kondisi keuangan pemerintahan diri gue jadi seret. Setiap ada pedagang makanan gue samperin dan gue beli. Padahal gue lagi pengen nabung buat beli hape baru.

That I and Dina couldn't pass the preleminary stage of scientific competition we're joining is the last thing that made me sad. Emang sih, gue akuin gue ga jago untuk buat poster ilmiah kaya begituan, mungkin dibandingin sama poster dari mahasiswa fk lain emang mungkin kalah jauh ya. Abisnya kalo gue bandingin sama institusi gue, institusi lain pemikirannya udah biomolekuler banget rata-rata. Sedangkan gue, bisanya cuman gosipin orang doang hhihihi. Kegagalan yang gue baru rasain ini emang jadi tamparan keras bagi gue yang sebelumnya belum pernah gagal saat mengikuti kompetisi sejenis ini. Selain itu, gue akuin emang persiapan kita sangat kurang matang, kita baru ngerjain beberapa hari mendekati hari H pengumpulan karya. Tapi, yang gue sayangin itu, menurut gue desain yang Dina buat itu bagus banget. Dia emang jagonya deh untuk urusan desain mendesain. Two thumbs up untuk Dina yang baru aja hari minggu lalu ulang tahun hhihi. 

Okee, gue rasa itu aja yang gue mau infoin kali ini.
Gue bisa ngepos karena gue make wifinya texas chicken, sambil menyantap waffle ice cream + kopi sedepnya. Cuman 15 rebu aja sepaket. Lumayan, gue uda bisa update aplikasi-aplikasi gue. Haha. Oiya, gue mau lanjut browsing lagi ni tentang PKM yang deadlinenya tanggal 25, doain gue bisa selesai yaa. Bye bye.